Goresan

Seharusnya kamu dapat berfikir dengan jernih kenapa dan mengapa kamu gagal. Kenapa dan mengapa kamu sulit menyelesaikan masalah. Terkadang sebuah kalimat yang kau ucapkan dapat menyayat hati orang lain. Padahal sudah ku bilang berkalikali tolong jaga ucapmu. Karena kau hidup disekeliling orang banyak, bukan hanya aku yang mengerti dirimu. Bahkan akupun tergores karena ucapanmu. Mengapa kau tak pernah merubah sikapmu itu? Aku harus berbuat apa padamu? Aku sudah nasehatin, tapi kamu selalu mengelak. Bahkan terkadang nasehatku kalah dengan sanggahanmu. Aku diam? Kamu tidak akan pernah tau apa kesalahanmu. Aku tau kamu sedang membutuhkan aku. Sabar! Akan ada saatnya kita bersama. Kita sudah dewasa, waktu semakin banyak untuk masa depan. Mengapa kau masih tak mengerti posisiku? Aku menyayangimu, tetapi aku sangat kesal ketika fikiran dan sikap mu seperti ini. :’)